Selasa, 20 Desember 2016

Ujian Cinta Menurut Walter Trobisch




Ujian untuk merasakan sesuatu bersama 

Cinta sejati ingin merasakan bersama, memberi dan mengulurkan tangan. Cinta sejati memikirkan pihak yang lainnya, bukan memikirkan diri sendiri. Jika kalian membaca sesuatu, pernahkah kalian berpikir, aku ingin membagi ini bersama dengan sahabatku? Jika kalian merencanakan sesuatu, adakah kalian hanya berpikir tentang apa yang ingin kalian lakukan, ataukah apa yang akan menyenangkan pihak lain? Yang terpenting adalah membuat pihak lain berbahagia.

Ujian Kekuatan 

Maksudnya apakah cinta kita memberi kekuatan baru dan memenuhi kita dengan tenaga kreatif, ataukah cinta kita justru menghilangkan kekuatan dan tenaga kita?

Ujian Penghargaan 

Cinta yang sejati juga menjunjung tinggi pihak yang lain. Ketika kita melihat seseorang dan mengaguminya karena dia memiliki keahlian tertentu atau apalah yang membuat kita terkagum-kagum, kita perlu bertanya apakah dia orang yang benar2 anda inginkan untuk menjadi pasanganmu. Pertanyaan yang lebih spesifik, apakah kita benar-benar sudah punya penghargaan yang tinggi satu kepada yang lainnya? Apa aku bangga atas pasanganku?

Ujian kebiasaan 

Cinta menerima orang lain bersama dengan kebiasaannya. Jangan pernah berpikir bahwa kebiasaan itu akan berubah di kemudian hari karena hal tersebut tidak mungkin terjadi. Kita harus menerima pasangan kita sebagaimana adanya beserta segala kebiasaan dan kekurangannya. Pertanyaannya, apakah kita saling mencintai atau juga saling menyukai?

Ujian Pertengkaran

Seorang pendeta ketika akan melakukan konseling pra nikah bertanya kepada pasangan yang akan menikah, “Apakah kalian sudah pernah bertengkar?” lalu jawab mereka,” Belum pak, karena kita saling mencintai.” Kemudian pak pendeta ini berkata kalau begitu, tunda dulu pernikahan kalian. Mungkin kelihatan aneh… yang terpenting bukan masalah pertengkarannya tetapi “Kesanggupan untuk saling berdamai lagi.” Kemampuan ini mesti dilatih dan diuji. Pertanyaannya, bisakah kita saling memaafkan dan saling mengalah?

Ujian Waktu 

Cinta perlu mengenal, tidak cukup hanya 3-4 bulan, minimal dalam satu tahun. Jangan kita bertemu hanya ketika hari libur atau malam minggu dengan pakaian yang rapi dan bau yang harum, tetapi juga pada saat bekerja di dalam hidup sehari-hari, waktu belum rapi, atau cukur, masih mengenakan kaos oblong, belum cuci muka, rambut masih awut-awutan, dalam suasana tegang ataupun berbahaya.

SUMBER : “JODOHKU”, oleh Walter Trobisch Beberapa dari Batu Ujian ini dikutip Trobisch dari buku “LOVE AND THE FACTS OF LIFE” oleh Evelyn Duvall.


Andai dan Andai

Satu tujuan tidak bisa aku tuju, entah apa yang aku ingininkan tapi begini lah arti sebuah penyesalan. Aku ingin sekali membuktikan aku bisa tapi seakan tubuh ini tidak bisa melangkah dan berbuat sesuatu andai angin dan bintang bisa menyampaikan pesanku aku ingin menyampaikan kalau aku ingin menjadi yang terbaik untuknya dan berusaha semaksimal mungkin untuk membahagiakan dia. Aku ingin berkorban demi membahagiakn dia.

Aku tidak tahu kenapa aku bisa menyukainya. Tapi yang aku tahu aku ingin bersama dia selalu baik suka maupun duka. Ku sadar mungkin aku bukan tipenya ya aku hanya pria biasa tapi aku ingin berusaha untuk membahagiakan dia. Andai dia tahu apa yang aku rasakan dan apa yang aku inginkan mungkinkah dia akan mencintai ku?

Rabu, 04 Mei 2016

Ini yang Membuatku Percaya



Aku pernah terjatuh
Aku pernah gagal
Aku pernah ingin mati
Aku pernah kesepian
Aku pernah merasakan rasa sakit hati yang luar biasa

Ya, semua yang diatas aku pernah rasakan. Bahkan sampai saat aku menulis ini aku pun sedang tak tahu apa yang akan terjadinya nanti dalam hidupku. Tapi yang aku tahu aku mempunyai Tuhan yang luar biasa.

Saat aku merasakan semua hal aku sebutkan diatas hanya satu yang membuatku percaya bahwa masa depan aku sudah terancang luar biasa.

  • Akulah, Akulah yang menghibur kamu. Siapakah engkau maka engkau takut terhadap manusia yang memang akan mati, terhadap anak manusia yang dibuang seperti rumput, sehingga engkau melupakan TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi, sehingga engkau terus gentar sepanjang hari terhadap kepanasan amarah orang penganiaya, apabila ia bersiap-siap memusnahkan? Di manakah gerangan kepanasan amarah orang penganiaya itu? ~ Yesaya 51:12-13
  • Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. ~ Matius 6:31-33
  • Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Sebab hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian. ~ Lukas 12:22-23
  • Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. ~ Filipi 4:6
  • Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari." ~ Matius 6:34

Ayat emas diataslah yang selalu mengingatkan tentang masa depan, tidak perlu khawatir tentang hari esok, tapi semua sudah terangcang rapih oleh Yesus.

Selasa, 19 April 2016

Apakah Aku Salah Memilih?



Mungkin aku sekarang sudah memilih mu dibadingkan dia. Tapi apakah aku salah memilih karena sampai saat ini aku tidak menemukan kecocokan terhadapmu. Aku masih saja memikirkan dia, ya dia yang sudah kutunggu sejak lama sekitar 10 tahun. Aku tidak tahu apakah aku salah atau tidak yang pasti sampai saat ini hanya dia yang aku pikirkan sekarang.

Rabu, 13 April 2016

Datang Tanpa Diundang


Saat aku ingin dia tapi kenapa engkau datang? Kita memang baru kenal tapi sepertinya engkau mutiara yang aku cari. Wahai bintang terang di gelapnya malam siapa gerangan engkau? Mengapa engkau dating saat aku sedang menunggu orang lain.

Tanpa terasa aku mulai suka dengan engkau padahal aku masih menunggu sang bidadari itu. Mungkin aku adalah pria yang tidak berpikir dahulu. Buktinya, saat aku masih menunggu bidadari itu engkau malah datang di kehidupanku dan anehnya aku terbawa akan terangmu.

Selasa, 12 April 2016

Kaulah yang Aku Cari



Aku tidak tahu siapa engkau, tapi engkau selalu membuatku nyaman dari sikapmu yang selalu ceria dan senyumanmu yang tak pernah ku lupakan. Mungkin hanya Tuhan yang tahu kepada siapa nanti aku menaruh hati tapi untuk sekarang kau lah yang membuatku dapat mengerti apa indahnya hidup.


Perhatian mu, sikap mu, hubungan pribadimu dengan Tuhan itu lah yang membuat aku tidak bisa pindah ke lain hati. Bagai rusa merindukan air begitu juga aku yang merindukan seseorang yang dapat menolongku ketika aku jatuh. Wahai bidadari kepada siapa engkau dapat memberikan cintamu?
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html

Copyright © Erwin Petas Blog | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑